aku mulai tak tau,
siapa aku dan bagaimana harus menjalani hidup di jalanku ini.
aku sedang rapuh.
aku sedang benci.
aku sedang marah.
aku sedang bingung.
aku sedang bimbang.
aku memang bukan satu-satunya perempuan yang sedang berjalan di jalan mendaki dan berduri tapi setidaknya aku sedang melangkah sendiri.
mereka bilang "aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan"
"semangat ya,,!"
"bersabarlah karna semua ini proses"
ya,, kata-kata seperti initulah yang sering mereka lontarkan,
dan sesungguhnya lagu "last Child" yang berjudul "Pedih" itu benar adanya.
bahwa "hanya diri sendiri yang tak mungkin orang lain akan mengerti.
tak ada yang bisa mengerti orang lain kecuali diri mereka sendiri yang sedang mengalami rasa pedih itu. orang lain mungkin akan memikirkan bagaimana masa depan orang itu tapi mereka tidak akan bingung akan kebingungan yang sedang di landa oleh orang lain.
orang lain mungkin akan peduli dengan berkata "kasihan orang itu" tapi mereka hanya peduli sebatas itu, karna mereka sadar mereka tak kan bisa melakukan apapun.
Tuhannn,, Aku galau...
galau akan keadaanku,
galau akan masa depna yang kurasa tak lagi jelas.
galau akan harapan-harapan orang-orang itu padaku.
aku takut tak bisa mewujudkan mimpiku dan juga mimpi banyak orang tentangku.
Tuhan,, jika saja aku sedang berada di roda terbawah, maka putarkanlah roda itu hingga perlahan-lahan aku bisa berada di puncak. dan jika kau berada di puncak maka berikan aku waktu yang cukup lama dan barokah agar aku dan orang lain bisa menikmatinya.
Tuhannn,, jawablah pintaku, ratapku, dan doa yang senantiasa aku panjatkan padamu.



0 komentar:
Posting Komentar