Yang ku Pikirkan Sore Ini

| Senin, 28 Oktober 2013
rasanya semua campur aduk,
semua masalah yang kuhadapi mngejarkanku banyak hal. mengajarkanku tentang arti kedewasaan, mengajarkanku entang pahitnya realita yang kuterima. anehnya, aku terlalu santai menghadapi hidupku. entah aku menikmatinya atau hanya sekedar berpura-pura tenang dan diam. aku tak tahu harus bagaimana. ingin menerobos dan melawan rintangan di depan tapi aku tak tahu cara ampuh  untuk melakukannya. apa yang harus aku lakukan?
ada lagi masalah kronis yang terjadi di luar akademikku, yaitu hubungan cinta antara aku dan bapak.
aku tak tau mengapa beliau melindungiku sejauh ini dari pera lelaki, pertanyaanku mengapa beliau tek melakukannya semenjak aku kecil? mengapa setelah dewasa beliau baru menyadari bahwa aku ini penting?
mengetahui semua itu, rasanya aku ingin beroontak saja. mengapa tidak bertanya padaku,
kamu kenapa? ada apa? bagaimana? apa alasannya? dan hal-hal lain yang kubuthkan saat ini.
ahhhhh.. ntahlah tetap saja berkecamuk dengan rasa itu. orang dewasa tidak bisa berfikir secara anak-anak dan orang dewasa selalu menyalahkan sikap anak-anak.
dan yang terahir, kisah tentang kisah cintaku yang kandas ditengah jalan. rupanya hal ini adalah kisah yang masih saja menarik untuk di perbincangkan. aku selalu bingung memikirkannya. bagaimana bisa kandas begitu saja?
hiihi.. bukan karna orang ketiga atau penghianatan yang lainnya. hanya saja aku tak mau lelah menunggu semua janji palsu. mungkin baginya janji itu adalah janji suci yang akan menjadikkannya abadi. tapi bagiku semua itu tak ubahnya sebuah janji anak kecil, permainan yang tak ujung usai. janji yang hanya tinggal janji.
aku tertawa sendiri memikirkanyya. memikirkan janji yang terkenal dengan sebutan JAMBU. :-D
tapi aku percaya, semua akan indah pada waktunya. "ketika kamu sudah berusaha sekuat tenaga, maka dekatkanlah pada Tuhan. itu merupakan caramu berdiskusi dengannya." seseorang berkata begitu padaku :-).
Amin...

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲